Wednesday, June 29, 2011

kalau diibaratkan perpustakaan, kau bukan perpustakaan tanpa buku jaman sekarang dengan dinding kaca dan lantai marmer dengan bau dingin yang menyebalkan. kau itu ruang baca kayu kecil yang hangat, dengan jendela besar yang terbuka sehingga aku tetap bisa mencium bau hujan, dengan secangkir teh yang masih berasap dan kertas buku yang sudah menguning.

kau bukan orang kebanyakan. karena kebanyakan orang justru tidak membuatku nyaman.
alasan kenapa aku jatuh cinta itu pertanyaan mudah!

yaa kau lihat saja dirimu itu.
terlalu sempurna untuk dilewatkan olehku.

alasannya?
sederhana saja!
kau membuatku merasa biasa setelah lama menjadi tidak biasa.

jadi kenapa harus tanya lagi?


Oh demi Tuhan. Mencintaimu bukan hal sulit buatku.

"Too often, the thing you want most is the one thing you can't have. Desire leaves us heartbroken, it wears us out. Desire can wreck your life. But as tough as wanting something can be. The people who suffer the most, are those who don't know what they want."

( Meredith Grey, Grey's Anatomy )

at least I know and I'm sure about what I want.
You.
"The fantasy is simple. Pleasure is good, and twice as much pleasure is better. That pain is bad, and no pain is better. But the reality is different. The reality is that pain is there to tell us something, and there's only so much pleasure we can take without getting a stomach ache. And maybe that's okay. Maybe some fantasies are only supposed to live in our dreams."

( Meredith Grey, Grey's Anatomy )

You. I don't take you as a rebound.

I take you as my favorite sushi platter. Like butters and cream cheese. You complete.

You lighten up my days with your nonsense minds. Your laughters that brought me to tears full of joy. That's how you are. I feel like I can do anything I want with you. I freeze moments. When you glanced at me once in a while, when you teased me with playful lyrics, when we sang together and you pretended to slip a flower in my ear. I freeze them all. You don't remember, do you..


(Chitra Ananda, 2009 )

Monday, June 27, 2011

mungkin kamu boleh bangga, karena sebelumnya saya tidak pernah sebegininya menghayati gundah. dan kamu pantas dicemburui, karena sebelumnya saya tidak pernah merelakan diri sebegininya untuk dipecundangi gelisah.
seperempat hari itu ternyata lebih dari cukup untuk membuatku jatuh cinta lagi

Thursday, June 23, 2011

surat untuk bumi #8

kecewa itu tersadar bahwa senyuman terbaikmu adalah saat bersama dia.

Tuesday, June 21, 2011

surat untuk bumi #7

Hey, bumi.

Apakabar kamu hari ini? Ah, sudah bisa dipastikan berputar dengan stabil seperti biasa. Aku rindu, kita tidak bicara banyak akhir-akhir ini. Tapi ya sudahlah, mau bagaimana lagi? Sedih? Oh tidak kok. Aku hanya merasa, hmm entahlah. Mungkin ini yang orang sebut kecewa.

Oia. Apa kamu sadar? Kamu guru yang sangaaat baik. Dulu aku kira sedih dan kecewa itu sama saja rasanya. Tapi kemarin dengan sangat sempurna, kamu ajarkan aku perbedaan keduanya. Terimakasih bumi, aku akhirnya tau benar rasanya kecewa.

Jadi ternyata, kecewa itu pahit yaa?! Bahkan si kecewa ini dengan hebatnya bisa membuat luka yang sakit itu seakan hambar. Kecewa itu juga bisa membuat derai jantung yang menyedihkan itu seakan tidak ada apa-apanya. Aku baru tau kalau kecewa itu, seperih itu. Iya, seperih itu..

Oh, tidak bumi. Bukan salahmu aku kecewa. Bukan salahnya juga. Tenanglah kalian berdua. Eh tapi ini juga bukan salahku juga loh. Hmm, yaa aku salah sih. Oke aku mengaku, memang salahku, tapi sedikit. Salah otakku yang berusaha melampaui denting waktu dan melukis masa depan. Salah otakku yang memberikan gambaran tentang apa yang tidak dapat diuji oleh ilmu pasti. Salah otakku yang berilusi menggoreskan harapan yang yah akhirnya begini. Yah begini ini, si kecewa ini..

...

.. aku kehilangan kata-kataku. Hahaha..
Hmm tapi yaa itu. Aku kecewa.
Iya. Sangat kecewa..
Sudahlah..

Aku rindu kamu, bumi. Dan aku kecewa..


Monday, June 20, 2011

if one day you find this.
and read this.
and realize it was you im talking about now.
you need to know that you make me pretty sad today.
thank you.
im hurt.

Sunday, June 12, 2011

surat untuk bumi #6

Aku panggil kamu pagi,
karena kamu adalah alasan aku membuka mata setiap hari..

Aku panggil kamu senja,
karena kamu adalah alasan aku selalu ingin pulang..

Aku panggil kamu hujan,
karena kamu adalah alasan aku merasakan bulir sejuk di dalam hariku yg penat..

Aku panggil kamu pena,
karena kamu adalah alasan aku memiliki cerita kemarin hari ini dan esok lusa..

Aku panggil kamu detik,
karena kamu adalah alasan aku melalui waktu..



Oh, tidak.
Aku panggil kamu bumi!
karena kamu adalah alasan aku jatuh berkali-kali..

surat untuk bumi #5

Mencintaimu adalah kesalahan kecil yang sengaja aku buat.

Tapi sudahlah, toh cinta bisa menunggu kan?

Followers