tidak pula menengadah menyembah.
tidak juga memejamkan mata berharap pinta.
tidak pula aku lemparkan koin ke kolam harap.
tidak juga memejamkan mata menatap bintang jatuh.
tidak pernah pun aku meniup api berbisik harap.
karena nafaskulah doanya.
know to knew.
maaf, tapi bolehkah aku pergi?
demi dedemit setan apapun, aku tidak kuat lagi berbagi ini semua denganmu. aku takut dengan kehidupan kita yang terlalu sempurna ini. aku benci dengan tatapan matamu yang terlalu hangat, atau senyumanmu yang terlampau manis. aku tidak suka caramu yang selalu bisa membuatku tenang. aku tidak mau kebahagianku bergantung padamu.
demi tuhan, aku tidak kuat lagi duduk berdua denganmu, bicara ini itu. aku tidak suka dengan waktu waktu panjang kita berbagi tentang semuanya. berbagi pagi mengejar kereta, atau membelah malam di dalam kotak dingin beroda. aku takut aku terlalu terbiasa memiliki kamu.
demi kamu, tolong bisakah aku pergi?